Posts

Natuna: Pulau Mungil di Utara Indonesia (Bagian Pertama)

Image
Di tahun 2015, Ruang Berbagi Ilmu (RUBI) membawaku ke pulau Rote Ndao sebagai pemberi materi tentang Pengelolaan Taman Baca dan Perpustakaan, dan pulau Rote Ndao adalah pulau paling selatan di Indonesia. Nah, di tahun 2016 kemarin aku kembali berpartisipasi di program serupa tetapi sebagai dokumentator, lokasinya ngga kalah jauh dari Jakarta ke Rote Ndao, yaitu di Natuna, Kepulauan Riau. Untuk menuju Natuna, aku harus naik pesawat pagi dari Jakarta ke Batam, baru lanjut ke Natuna. Natuna adalah lokasi terakhir dari pelaksanaan RUBI 2016, kenapa aku memilih Natuna? Jawabannya sederhana: karena aku belum pernah ke sana. Aku baru tahu Natuna seperti apa setelah diberi tahu panitia lokal via Whatsapp group. FYI. Sekitar 2 bulan lalu nama Pulau Natuna ramai diperbincangkan di media nasional, karena bapak presiden kita, Pak Joko Widodo yang entah kalian suka atau tidak, bertolak ke pulau tersebut untuk meninjau latihan TNI AU. Buat apa? Salah satunya adalah untuk menjaga laut yang berbatasa...

London: Menjadi Minoritas, Theresa May, dan Musisi Jalanan

Image
Cara pandang aku terhadap suatu hal terutama budaya dan tata krama, hampir berubah setelah aku tinggal sebentar d London. Yang tadinya "bodo amat" dan "suka-suka gue", berubah total menjadi individu yang secara otomatis mengikuti peraturan sederhana yang tertulis maupun tidak tertulis. Sedikit intermezzo, bapakku sempat tinggal di sebuah kota di Inggris bernama Oxford dalam rangka belajar bahasa Inggris sebelum masuk kuliah. Meskipun beliau akhirnya drop out atas keinginan sendiri, setidaknya beliau benar-benar belajar bahasa dan behaviour orang Inggris dalam kehidupan sehari-hari. Aku menghabiskan waktu di London selama 3 bulan lebih dikit, 9 minggu untuk summer school di SOAS , sisanya aku gunakan untuk mengelilingi kota London dan pergi ke kota lainnya. London adalah kota yang sangat multi kultural, jika kamu pergi ke pusat kota terutama ke Oxford Street dan Piccaddily Circus di akhir pekan, kamu bakal menjumpai lebih banyak orang yang berbicara dalam bahasa Span...

London: Warner Brothers Harry Potter Studio (Bagian Kedua)

Image
Di tulisan sebelumnya, aku bercerita tentang setengah dari Harry Potter Studio di London dan aku masih kagum sampai sekarang, karena di studio tersebut terdapat... Replika dari kereta di film Harry Potter.. . Lebih dalam lagi ada salah satu bagian dari adegan di film Harry Potter... Dan yang membuatku lebih kagum lagi adalah bagian ini... Selain desainer kostum dan make up artis, tim kreatif dari film Harry Potter memiliki arsitek sendiri untuk mendesain gedung-gedung yang ada di film-filmnya, dari kastil sampai bangungan lainnya. Kastil dalam foto di atas adalah merupakan replika dan itu cukup besar. Di sekeliling replika kastil terdapat monitor layar sentuh yang di mana kita bisa mendapat informasi lengkap tentang detil dari replika kastil tersebut.  Semua kru dari pembuatan film Harry Potter diapresiasi dengan cara yang Harry Potter banget di studio ini, yaitu dengan cara... Aku ngga bisa membayangkan bagaimana rasanya bisa terlibat dalam sebuah pembuatan film yang besar dan suk...

London: Warner Brothers Harry Potter Studio (Bagian Pertama)

Image
Saat teman-teman di twitter cenderung banyak yang ngefans sama Studio Ghibli, aku ngefans banget sama yang namanya Harry Potter. Mamah J.K Rowling my loooooove! Setelah program summer school berakhir, tepatnya 2 minggu sebelum aku kembali ke Jakarta, akhirnya aku pergi ke Warner Brothers Harry Potter Studio di London! YEAH! Jarak dari akomodasi yang terletak di Willesden Green ternyata lumayan jauh, aku harus ganti kereta dua kali dan durasi yang ditempuh menuju lokasi sekitar 1,5 jam lamanya. Aku sengaja memilih jam tur pagi agar sorenya bisa istirahat. Buat penggemar berat Harry Potter, this place is freaking worth to visit! Sebenarnya rencana untuk mengunjungi tempat ini udah aku tentukan sekitar 2 bulan sebelum berangkat, keliatan banget yah niat jalan-jalannya? :p Bisa berada di saat sebagai penggemar Harry Potter udah kayak mimpi jadi nyata, banget. Meskipun agak nyesel ngga extend lebih lama untuk mengunjungi lokasi-lokasi shooting yang sesungguhnya, tempat ini udah cukup menj...

London: Pasar dan Museum yang Berwarna dan Bikin Khilaf

Image
Pasar dan museum, siapa yang ngga suka dua tempat itu? Yaaah, pasti ada sih. Tapi yang aku maksud di sini adalah bukan pasar sembarang pasar dan museum bukan sembarang museum. Jadi, menurut  All the art in london in one day from Alex Gorosh on Vimeo . ada 92 museum dan gallery di London, mungkin aku baru mengunjungi 10 atau 11 museum yang ada. Sedangkan pasar? Mungkin baru 3 atau 4 pasar tradisional nan unik yang ada di London. Tema pasarnya pun beragam, ada yang menjual barang antik sampai menjual berbagai macam makanan.  Science Museum  Natural History Museum  Victoria & Albert (V&A) Museum Ketiga museum di atas (Science Museum, Natural History Museum dan Victoria & Albert Museum) letaknya berdekatan, yaitu di South Kensington, dan semuanya gratis. Semua museum yang gratis di London bergantung kepada donasi dari pengunjung, jadi kalau kamu ambil peta atau melihat kotak donasi dan lagi punya rejeki lebih, ngga ada salahnya kasih donasi meskipun nominal...

London: Beda Budaya? Ngga Masalah!

Image
Aku suka ngga habis pikir sama orang yang rasis, emangnya ada apa sih dengan orang yang memiliki budaya, suku, agama dan ras yang berbeda? Selama apapun orang Belanda menjajah Indonesia dulu, aku pernah pacaran ama orang Belanda tok tok alias Belanda asli. Make love, no war #lah. Kenapa pembuka tulisan kali ini seperti itu? Baiklah, aku mau menumpahkan semua hasil cara berpikirku selama aku di sini terutama dari sisi budaya dan agama. Semenjak aku di sini, banyak yang bertanya kenapa aku ngga makan bacon dan daging babi (pork), alesannya ya karena agama padahal mah... emang iya. Udah gitu, aku pernah nyoba bacon sekali dan itu rasanya ASIN NGGA KARUAN! Intinya aku kurang suka. Nah, dari hal sesederhana ini, mulai lah aku dan teman-teman membahas soal perbedaan yang ada termasuk kenapa muslim ngga boleh makan daging babi. Di sini aku dapet banyak temen dari berbagai negara, otomatis kami mempelajari budaya satu sama lain. Intinya sih selama mereka ngga biskin masalah pribadi sama aku, a...

London Sejauh Ini: Presentasi dan Sosialisasi

Image
Ngga kerasa banget udah sebulan lebih aku di sini. Meskipun jam belajarnya dari jam 10 sampai jam 4 sore, tetep aja ngga punya banyak waktu buat motret padahal di musim panas kayak gini matahari terbenamnya lebih lama. Pengin sekalian bawa kamera ke kampus dengan niat untuk motret setelah bubar kelas, udah males duluan karena kameranya berat. Jadinya foto-foto di Instagram diambil dengan kamera handphone. Ngomong-ngomong, Jakarta apa kabar? Masih macet? #Dikeplak  Selain mendapat ilmu, aku mendapat banyak teman baru di Summer School Program dari SOAS ini. Di blok pertama, aku ambil mata pelajaran Hubungan Internasional selama 3 minggu. Murid-muridnya ada yang dari Jepang, Mesir, Kazakhstan, Prancis, Spanyol dan tentunya Indonesia.    Sebelum pergantian blok berikutnya, blok pertama diakhiri dengan presentasi kelompok. Suatu hari sebagian besar murid di kelas memakai baju putih secara ngga sengaja karena cuaca dan udara di London itu sangat panas, karena hal itu kami semua...